Missionary Cardiologist Doctor soon to be

"Nothing's impossible with God" Matthew 19:26

Missionary Cardiologist Doctor soon to be

"For surely there is a future, and your hope will not be cut off" Proverbs 23:18

Missionary Cardiologist Doctor soon to be

"Because if you confess with your mouth that Jesus is Lord and believe in your heart that God raised him from the dead, you will be saved" Romans 10:9

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Missionary Cardiologist soon to be. Nothing's impossible with God.

Jumat, 15 Juli 2016

Ini Soal Cinta



Haiiiii semua para pembaca blog gue yang di sengaja ataupun tidak di sengaja membaca blog yang apa adanya ini. Wkwkwk.
Akhirnya nih ada kesempatan buat posting juga. Hehe.
Sebenernya udah banyak banget di otak bahan buat ngeposting blog, akan tetapi jeng jeng jeeeengggg penyakit lama itu kambuh. Coba tebak! Yap. Lagi gak dapet feel buat nulis blog. Hehe.

Well, sekarang lagi muncul nih moodnya buat nulis. Sekalinya ada mood kayak sekarang nih, meskipun baru pulang dan belum mandi, tetep harus selesai nih tulisan. Gak mau diganggu deh pokoknya. Hehe.

Oke sip, balik ke topik. Sekarang gue mau share sedikit sih soal cinta.


Ini soal cinta...



What? Cinta? Gak salah fan lo ngomongin tentang cinta? Uahahahah. Jujurly nih gue emang jarang ngebahas-bahas tentang cinta-cintaan atau nge repath or ngeretweet tentang galau-galau cinta. Pokoknya paling geli ngomongin soal cinta eros antara pria dan wanita sebelum menikah. Cinta eros disini maksudnya cinta antara pria dan wanita. Kenapa? Kalo ditanya kenapa ya gak tau yaa geli gimanaaaa gituuu kalo yang sok-sok romantis sebelum nikah trus sok-sok galau. Sebelum nikah loh. Halaaaahhhh.... Tapi kalo romantis udah nikah mah gak apa-apa deh. Gue mau share tentang cinta ini juga bukan karena gue ahli tentang cinta. Helloooow siapa gue, Gue aja belom punya pasangan sampai saat ini gimana mau jadi ahli cinta. Hahahhahahahah.

Mungkin ada beberapa yang diantara kalian sedang ketar-ketir menunggu cinta yang datang karena umur sudah semakin menua... Apalagi kalo orangtua dan keluarga besar udah nanyain tentang pasangan hidup kita, "Udah punya pacar belum? Ayolah umurmu sudah segitu. Mama mau nimang cucu atau bla bla bla blaaaaaa" yaa salah satu contohnya seperti itu. Apalagi kalo udah membandingkan kita dengan tetangga seumuran atau teman seumuran yang udah nikah tapi kita punya pacar aja belom. Uahahahahahah. Jleb men nusuk sampai ke hati. Wkwkwkwkwk.
Ya... Jujurly aja sih contohnya gue juga akhirnya sampai ke fase itu, meskipun gak separah itu juga. Hahahahah.

Tapi, satu hal sih yang mau gue share. Jangan pernah salah pilih pasangan hidup!
Jadiiiii jangan karena kita udah di desak habis-habisan sama orangtua atau keluarga lain untuk menikah, kita jadi salah pilih pasangan. Kita pun mau nikah sama siapa aja karena umur terlanjur makin tua. Eits, nikah itu buat seumur hidup. Nikah bukan buat cerai. Dikarenakan nikah buat seumur hidup, jadi kita bersama pasangan kita kelak itu seumur hidup. Ya bayangin aja sih, kalo salah pilih pasangan gimana hidup kita..... Zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz

Salah pilih pasangan? Maksudnya? Emang ada pasangan yang salah? Weisss ada loh pasangan yang salah. Pasangan yang salah itu adalah pasangan yang menjauhkan kita dari Tuhan.
Jadi, kalo pasangan kita beda agama tapi malah membuat kita rajin ke gereja boleh dong? Kan, mendekatkan kita dengan Tuhan juga? Loh, loh ini dia nih cara pandang yang salah. Tuhan kan udah ngomong gelap dan terang tidak akan pernah bersatu. Seperti berada di perahu aja deh. Kalo kaptennya itu ada 2 dengan tujuan yang berbeda, perahu itu mau di bawa kemana? Adanya gak maju-maju alias disitu-situ aja.
Bahkan, yang pernah gue ketahui juga adalah gelap dan terang itu maksudnya bukan hanya untuk orang Kristen dan non Kristen. Gelap itu juga berarti orang yang ngakunya Kristen tetapi gak bertumbuh dalam Kristus. Cara ngeceknya? Liat aja dari sifat dan karakternya ada buah-buah Roh gak? Hubungan pribadi dengan Tuhannya gimana?

Gue bukannya mau jadi sok rohani atau sok suci apa-apa disambung-sambungin sama Tuhan, apa-apa ngomongnya tentang Tuhan.... Gue gak suci bro, sist. Gue selalu berbuat dosa. Tiap detik, tiap menit, tiap jam, tiap hari, pokoknya tiap waktu deh gue pasti buat dosa. Gue mah apa atuh... Gue masih manusia yang roh gue masih ada dalam tubuh yang penuh daging ini, jadi gue masih aja berbuat perbuatan daging. Tapiiiiiiiii karena gue udah memutuskan Kristus untuk tinggal dalam diri gue dan mengambil alih seutuhnya hidup gue, jadi gue menyerahkan seluruh aspek kehidupan gue ke Dia, jadi seluruh hal yang berhubungan dengan gue otomatis udah gak jauh-jauh sama Dia.

Soal Cinta selanjutnya....

Emang cinta itu apa sih menurut kalian? Penghalau kesepian? Pengisi kekosongan hati?
Nihhh buat kalian yang lagi pengen banget punya pacar.... Coba cek dulu tujuan kalian punya pacar itu apa? Untuk jadi teman curhat yang selalu ada buat kamu, ngertiin kamu, or jadi penyemangatmu? Atau untuk mencari supaya memenuhi kekosongan hati? Atau mencari keutuhan hati? Atau cuma mau buat hari-harimu menyenangkan karena dag dig dug ser? hahahah.
Hmmm bahagia sih ya kalo lagi jatuh cinta itu, berjuta rasanya. Chat-chatan senyum senyum sendiri, apalagi kalo udah ketemuan, tuh bibir yang tadinya bawel bisa jadi pendiem atau malah ngomongnya ngelantur kemana-mana. Hahahahah. Tapi pas udah patah hati? Jeng jeng jenggggg tuh hati kayaknya hancur berkeping-keping. Trus menggalau lah tuh kan.... Update status nanti isinya broken heart terus. Postingin quote-quote patah hati terus nanti isinya.... Sampai ayat di alkitab pun di kutip buat mengibur diri saking galaunya.



Cinta itu bukan sebagai pengisi kekosongan hati. Punya pacar itu bukan untuk ikut-ikutan oranglain. Punya pacar itu bukan juga untuk mengisi hati yang kosong, hati yang sepi, terus sebagai temen curhat biar bisa diperhatiin lebih, ditanyain kabarnya gimana, atau yang lainnya.
Justru sebelum kita punya pasangan hidup, hati kita sudah UTUH. Maksudnya? Utuh yang dimaksud adalah kita sudah utuh dengan KASIH KRISTUS. Kasih Kristus adalah CINTA yang tak terbatas. Inilah KASIH AGAPE, kasih yang tak terbatas yaitu kasih Allah kepada manusia. Sebelum kita mau mencintai manusia, cintai dulu TUHAN. Temukan CintaNya! Cinta Allah ada pada Yesus Kristus.


"Karena begitu besar kasih  Allah akan dunia ini ,  sehingga Ia telah mengaruniakan  AnakNya  yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya  kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." - Yohanes 3:16-



"Mintalah, maka akan diberikan kepadamu; carilah, maka kamu akan mendapat; ketoklah, maka pintu akan dibukakan bagimu" -Matius 7:7-
Minta dan carilah kasih Kristus itu jika kamu belum mendapatkannya. Tuhan pasti memberikannya.
Then... Saat kita udah mengalami Kasih Kristus dan utuh akan KasihNya, kita tuh udah gak lagi mencari-cari seakan butuh untuk dicintai. Saat kita juga sudah mengalami kasih Kristus, kita juga bisa menghargai pasangan kita. Menghargai pasangan kita bukan sebagai objek tetapi sebagai makhluk Tuhan dimana kita harus menjaganya. Jadi, kalo kamu udah mengalami kasih Yesus Kristus, kamu mencari pasangan hidup itu bukan lagi motivasinya untuk hal-hal diatas, tetapi motivasi kamu mencari pasangan hidup adalah untuk menjadi partner kerja dalam mengerjakan misi Allah di dunia.
So, cari pasangan yang seimbang, bukan saling melengkapi satu sama lain. Karena saat seimbang, berjalan akan jauh lebih mudah.

"Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab pesamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?" -2 Korintus 6:14-
Soal cinta selanjutnya (lagi)....
Kita semua pasti pengen banget punya pasangan yang Godly man or Godly woman. Nah ini dia... Kita sering banyak nuntut tapi gak pernah ngaca diri sendiri.
Sebelum kita ngarep punya pasangan itu, kita harusnya memperbaiki diri dulu. Ini juga buat gue.
Gue doa ke Tuhan supaya gue dapet pasangan hidup yang Godly man, tapi disisi lain Tuhan mau gue juga bisa menjadi Godly woman. Ya, seperti di alkitab bilang Godly Woman itu harus CAKAP. Cakap itu bukan soal wajah, tetapi cakap dalam segala hal like sanggup melakukan sesuatu; pandai; patut; mahir; rupawan; tidak lamban bekerja. Ya bekerja melakukan pekerjaan rumah, like nyuci, ngepel, nyapu, bersihin tempat tidur, masak, dsb...
Silakan buka di Amsal 31:10-31... Ayat ini gak hanya buat yang udah menikah aja loh yaaa....

Nih, gue ambil dari sumber yesheis.com, ada beberapa poin yang bisa diambil dari amsal ini :
  1. BISA DIPERCAYA (ay.10-11)
  2. RAJIN (ay.13-19)
  3. KONSISTEN BERBUAT BAIK (ay.20-25a)
  4. POSITIVE THINKING (ay. 25b)
  5. MENJAGA BICARANYA (ay.26)
  6. MENJAGA ORANG YANG ADA DISEKITARNYA (ay.27-28)
  7. RENDAH HATI, BIARKAN PUJIAN KELUAR DARI MULUT ORANG LAIN (Ay 29-31)
Ketujuh poin ini bisa kita usahakan dengan bantuan Roh Kudus. Jadi bukan hal yang instan dan inilah yang juga sedang gue usahakan dengan bantuan Dia. Tuhan lagi membentuk pribadi gue supaya bisa jadi Godly woman. Itulah kenapa mungkin Dia belum mengijinkan gue memiliki pasangan hidup saat ini karena gue masih harus 'ditempa' khusunya ditempa dalam hal kerja di rumah. Hahahahah. Sampai kapan? Ya cuma Dia yang tahu. Kalo buat para lelaki sih yaa kalo mau punya pasangan yang Godly Woman, kamu juga harus jadi GODLY MAN dong.... Laki-laki yang bertanggung jawab, penuh kasih, lemah lembut sama seperti Kristus, Sang Pengantin Agung :)
Pokonya yang jelas sekarang nih ya adalah kerjakanlah apa yang sedang Tuhan percayakan saat ini. Jangan salah asal comot pasangan dan gak usah galau-galau. 




"Tidak perlu galau menantikan jawaban Tuhan akan pasanganmu. Persiapkan dirimu untuk menjadi jawaban Tuhan bagi seseorang. Ketika kamu bertumbuh secara rohani dan karakter dalam Tuhan, kamu tidak perlu khawatir mengenai pasangan hidup"

Pasangan hidup yang benar... Cinta yang benar adalah berasal dari Kristus.

Ini soal cinta....
Dari gue....

-fhannpaull-

Selasa, 14 Juni 2016

Iseng-iseng

Haiii apa kabar semua????
Tulisan gue kali ini cuma iseng-iseng berhadiah. Hahaha.
Maklum orang sibuk... wkwkwk. Sekarang gue udah koass dan jadi koass itu adalah manusia yang tersibuk di dunia, karena lo harus bisa jadi apa aja di Rumah Sakit. Hoho. Jadi, tadi gue inget kalo gue punya blog : D dan gak keurus. Udah 2 tahun gak ngepos apa2. Kan maklum orang sibuk. Wkwkwk :D
Jadi gue ngepos ini dulu deh buat iseng2 biar ada update an terbaru.
But..... Kalo waktu gue udah agak santai (tapi kapan?), gue bakal posting hal2 yang lebih berguna dari ini. Wkwkwk. Gbu all : )

Rabu, 10 Desember 2014

Alasan Kenapa Kita Gak boleh Kuatir


Hi readers...
Disini gue mau sharing sedikit kenapa kita gak boleh kuatir. Semoga bisa menjadi berkat bagi yang baca sehingga menjadi gak kuatir lagi.

Sekarang gue mau tanya dulu... Siapa dari kalian yang gak pernah kuatir? Kalo kalian gak pernah kuatir besryukurlah. Kalian adalah orang yang luarbiasa menurut gue. Jujur aja gue masih belajar dalam hal kekuatiran ini. Meskipun gue udah lahir baru. Gue masih aja kadang kala merasa kuatir. Meskipun gak sering, tapi disaat keadaan gue merasa sangat terhimpit ada saatnya gue pernah merasa sangat kuatir dan gak ada pengharapan. Tetapi puji Tuhan, Dia memulihkan gue dari keadaan itu. Semenjak saat itu gue punya pengharapan lebih baru di dalam Dia.
Oke kembali lagi ke topik utama kita.

Setiap kita pasti pernah merasa kuatir. Mulai dari kuatir tentang keuangan, pekerjaan, bagi para mahasiswa dan pelajar mungkin soal nilai-nilai dalam studi, masa depan, masuk sekolah apa nantinya, masuk jurusan apa, bagaimana kalau sudah masuk, bagaimana kalo gak masuk, kuatir masalah skripsi bagi para mahasiswa tingkat akhir, kuatir tentang pasangan hidup, dan sebagainya. Masih banyak lagi bentuk-bentuk kekuatiran yang lainnya. Kekuatiran itu makin menjadi jika ada pemicunya. Contoh pada mahasiswa tingkat akhir kekuatiran dalam skripsi dan apakah bisa lulus tepat waktu atau tidak. Kekuatiran itu akan semakin menjadi jika melihat oranglain yang sudah selangkah lebih maju dalam penyusunan skripsi, atau jika oranglain sudah banyak yang sidang atau jika oranglain sudah di wisuda. Mungkin muncul dipikiran "Apa kita bisa?" Rasa kekuatiran itu akan makin parah jika kita sudah berkumpul bersama dengan orang-orang yang juga kuatir. Sudahlaaaaahhhhh.... Lalu setelah kuatir dan takut, apakah masalah selesai? Gak kan?

Lalu, apakah alasan kenapa kita gak boleh kuatir?
Jawabannya simpel. Yap! Alasannya cuma satu : YESUS KRISTUS.
Maaf bagi para readers semua yang tidak mempercayai Yesus karena disini gue memaparkan dalam cara pandang Kristus yang sudah gue alami sebelumnya.
"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepadaNya, sebab Ia yang memelihara kamu" -1 Petrus 5:7-
Kenapa jawabannya YESUS KRISTUS?
Mungkin bagi kalian yang menjadi Kristen dari lahir berfikir "Aaah udah tau gue pasti jawabannya ini. Tapi tetep aja gue takut begini begini begini.... bla bla bla"
Sekarang gue tanya, kalo lo udah tau jawabannya adalah YESUS, kenapa masih kuatir?
Kalo gue boleh jawab karena lo belum kenal siapa DIA. Mungkin hubungan lo dengan Dia belum intim. Coba cek lagi berapa kali lo baca Alkitab, berdoa dan worship pribadi untuk Dia? Sering, jarang atau gak pernah? Gue jawab ini karena gue juga ngalamin itu. Disaat gue kuatir, gue sadar gue saat itu masih belum mengenal Dia secara dalam dan hubungan gue dengan Dia lagi gak beres.

Lalu, kenapa jawabannya YESUS KRISTUS?
Karena Yesus adalah BAPA kita. Dia adalah Allah yang hidup.
"Aku dan Bapa adalah satu" -Yohanes 10:30-
Seperti para bapa2 di dunia yang mengasihi anak-anaknya, seperti itu juga lah Tuhan Yesus kepada kita. Disaat kita percaya dan mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan dan juga Juruslamat pribadi kita (lahir baru), kita adalah anak-anakNya dan Dia sangat mengasihi kita sebagai anak-anakNya melebihi bapa biologis kita.
Gue jadi ingat Alm. Mantan Presiden Indonesia Gusdur pernah berkata,"Orang Kristen adalah orang yang sangat dekat dengan Tuhannya karena hubungan mereka seperti Bapa dan anak"
Kalo gak percaya bisa dilihat di youtube.

Yes! Itulah status kita ANAK-ANAK ALLAH.
"Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Alah. Oleh Roh itu kita berseru:"ya Abba, ya Bapa!" Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah" -Roma 8:15-17-
Disaat kita sudah menjadi anak-anakNya, kita sudah tidak menerima roh ketakutan lagi tetapi Allah memberikan kepada kita Roh kekuatan, kasih dan ketertiban (2 Timotius 1:7).

Yesus Kristus sangat mengasihi kita sebagai anak-anakNya. Sama seperti bapa di dunia, tidak akan memberikan yang jahat kepada anak-anaknya. Apalagi Bapa kita Yesus Kristus? Dia sangaaaaatttt mengasihi kita melebihi yang kita tahu. Apa buktinya Tuhan Yesus mengasihi kita? Dia sudah rela mati demi kita. Menebus segala dosa-dosa kita yang super banyak itu sehingga kita gak punya dosa lagi. Ibarat utang, utang kita sudah LUNAS karena sudah dibayar oleh darahNya di kayu salib. Ya! Tuhan Yesus sangat mengasihi kita.
"Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia" -Mazmur 103:13-
"Sebab di dalam Dia dan oleh darahNya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karuniaNya," -Efesus 1:7- 

Kalian tau anak kecil? Dia akan menangis saat ada yang mengganggunya. Dia akan mencari papanya yang dia lihat orang yang paling kuat untuk melawan siapa saja yang mengganggunya. Dia akan berlari menuju papanya dan saat dia sudah sampai di depan papanya, papanya tidak akan membiarkan anak itu disakiti. Dengan tatapan yang penuh kasih, papanya akan memeluk, menggendong anaknya itu dan mengusir pengganggu yang menyakiti anaknya. Nah, sama seperti itu Bapa kita Tuhan Yesus. Di saat kita berada dalam ketakutan, masalah yang begitu besar dan kekuatiran yang begitu menghimpit, berlarilah kepadaNya. Dia gak akan membiarkan kita sendiri melewati semua itu. Dia akan segera menggendong kita dan menyelesaikan semua permasalahan kita itu. Tuhan Yesus sangat tahu betul batas kemampuan kita sampai dimana. Sebelum melebihi batas kemampuan kita itu, semua masalah-masalah kita akan segera Dia selesaikan.


Jadi STOP kuatir!
Gue sih percaya semua anak-anakNya tidak akan pernah kekurangan. Semua akan dicukupkan sesuai dengan kebutuhan kita. Dia tidak akan memberikan ular bagi anak-anakNya yang meminta roti. Dia mengenal kita bahkan di saat kita masih ada di dalam kandungan. Dia tahu apa yang menjadi kebutuhan kita. Dia tahu batas kemampuan kita. Dia tahu waktu yang tepat untuk kita. Bapa kita itu sudah mengatur rencana yang begitu indah kepada kita. Kalo lo udah percaya sepenuhnya ke Tuhan semua hal di dalam kehidupan lo udah di bawah kendalinya Tuhan. Percaya deh kalo lo udah kasih kendali hidup lo ke Tuhan semua akan aman terkendali. Jadi biarkan Tuhan pegang setir hidup lo. Dia gak akan bawa lo ke dalam jurang. Kenapa? Ya tadi karena Dia adalah Bapa kita dan status kita adalah anak-anakNya.
Mungkin diantara kalian ada yang masalah begitu berat sehingga membuat kamu tidak merasakan kasihNya lagi dan berpikir,"Kalo Tuhan sayang sama gue kenapa gue harus melalui semua ini?"
Satu hal sih yang gue tahu bahwa Tuhan tidak pernah berubah. Dia akan selalu setia. Dia akan selalu mengasihi kita meskipun sampai detik ini kita sudah tidak mengasihiNya lagi. Gue percaya apapun yang terjadi ke kita itu gak ada yang kebetulan dan Tuhan mengijinkan semua terjadi itu bukan untuk iseng. Pasti ada tujuannya dan semua yang dijinkan itu baik. Baca Roma 8:28
"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah" -Roma 8:28-
Seorang bapa pasti mau anak-anaknya dewasa, Tuhan Yesus juga seperti itu. Dia mau kita menjadi lebih dewasa. maka dari itu Dia mengijinkan kita mengalami segala masalah, kekecewaan dan kegagalan agar kita bisa menjadi dewasa dan terus berpengharapan kepadaNya. Maka dari itu jangan kuatir dan takut akan masalah yang kita hadapi. Semua akan indah pada waktuNya. Bukan waktu kita.

Jadi harus bagaimana saat kita kuatir?
BERDOA.
Dulu gue suka gak percaya dengan apa yang gue doakan. Gue berdoa tetapi masih ada keraguan,"Apa mungkin ya yang gue doakan di dengar? Apa mungkin terjadi?" Gue suka ragu sama kekuatan doa. Itu dulu. Sekarang gue bersaksi bahwa kekuatan doa itu besar banget kuasanya. Jadi, daripada lo capek mengeluarkan tenaga untuk kuatir dan gak percaya lebih baik tenaga lo itu dipakai untuk percaya dengan apa yang lo doakan karena doa itu besar kuasanya. Gue jadi inget ada quote yang bilang gini "Saat kamu bekerja kamu tidak akan menggerakkan Tuhan, tetapi saat berdoa Tuhan akan bergerak" kurang lebih seperti itu.

BACA ALKITAB
Kalian tahu semua solusi dari masalah-masalah kita ada di alkitab? Tuhan sering berbicara kepada kita melalui firmanNya, yaitu melalui alkitab. Kalo lo aja jarang baca alkitab, gimana mau gak kuatir? Semua janji-janji Tuhan ada tertulis di sana. Semua hal yang berkata Dia sangat mengasihi manusia ada di sana. Semua yang kita butuhkan untuk membuat kita tenang ada di alkitab. Melalui alkitab kita bisa semakin tahu apa kehendak Tuhan. Melalui alkitab kita akan bisa lebih mengenal Tuhan Yesus.

JANGAN DENGAR KATA ORANG LAIN
Nah ini dia. Perkataan oranglain sering membuat kita makin kuatir. Kalian tahu ternyata kekuatiran kita bahkan 80% belum tentu terjadi. Perkataan oranglain yang memicu kekuatiran kita itu seakan membuat kita gak bisa mendengar suara Tuhan yang berbicara kepada kita. Kita menjadi terus fokus dengan perkataan mereka. Jadi sekarang STOP dengar kata-kata orang lain! Kalo perlu jika ada kumpulan orang yang memicu kekuatiranmu, tinggalkan segera kumpulan orang itu. Lebih baik kamu bergabung dengan komunitas yang membangun iman bukan menjatuhkan. Cukup dengar perkataan Tuhan!! Tuhan bilang jangan takut ya jangan takut. Tuhan bilang jangan kuatir ya jangan kuatir.

Jadi guys, BERSUKACITALAH senantiasa!!!! Bersukacitalah karena kita memiliki Kristus. Meskipun keadaan sekitar kita bahkan tidak mendukung kita untuk kita bersukacita, tetaplah bersukacita. Kita bersukacita bukan karena kita mendapatkan apa yang kita mau tetapi karena Yesus adalah milik kita. Kita bersukacita karena Yesus sudah menebus dosa-dosa kita jadi nama kita sudah masuk ke dalam daftar Kerajaan Sorga (Lukas 10:20).

Ohya, kita gak boleh kuatir bukan berarti kita membuat kita menjadi lalai dan selow selow aja. Maksudnya adalah bukan berarti karena kita gak kuatir, kita jadi selow saat ada tugas yang seharusnya kita kerjakan. Kita menjadi lalai. Bukan menjadi seperti itu.
Kuatir itu bisa dijadikan sebuah hal positif jika dalam porsi yang pas. Tidak berlebihan. Kuatir itu bisa menjadi alarm bagi kita agar kita tidak diam saja dan menjadi pemacu kita agar kita maju. Ingat ya tidak berlebihan. Kuatir dalam porsi yang berlebihan itu yang salah besar!
Kita tetap melakukan bagian kita. Lakukan semua apa yang kita bisa. Hasilnya kita gak usah kuatir. Sisanya itu serahkan semua kepada Tuhan. Tuhan pasti tolong kok.

Gue sharing begini bukan berarti gue udah bisa menjadi orang yang benar-benar tidak kuatir.Seperti yang gue bilang kalo gue juga masih dalam pembelajaran untuk melakukan apa yang Tuhan katakan. Jadi, mari kita sama-sama belajar untuk tidak kuatir dan belajar untuk setia melakukan disiplin rohani yaitu berdoa dan baca alkitab serta melakukan apa yang sudah kita baca.
"Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada padaKu mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan" -Yeremia 29:11-


Jesus bless and loves you

-fhannpaull-